Beauty as a Flower


“Yang Hilang, Yang Kembali”
(The story about flowers)





 
Setelah melampaui satu kemarau panjang
Akhirnya kau tumbuh dan berbunga





Setiap pagi, daunmu begitu berseri
Menyambut hangatnya sang mentari
Meski kau sempat terluka
Karena cuaca yang tak bersahabat





Kau hilang tergilas musim
Tiba-tiba kau muncul kembali
Kurindu membelaimu
Ketika daunmu tumbuh sehalus beludru





Aku menyebutmu sang penjaga
Kau tumbuh lagi setelah tertimbun bebatuan
Kau bahkan sudah kering dan tergilas
Bunga kenangan, menampakkan diri kembali
Seolah tangan itu masih terus menjaga
Tangan yang menanammu, Ayah





Hei, kaupun muncul lagi
Memancarkan pesonamu
Setelah sekian lama lenyap
Dan aku hampir melupakanmu





Dan kubiarkan saja rumput-rumput itu tumbuh liar
Jadi, akupun punya padang rumputku sendiri

You Might Also Like

No comments