Sunday, 14 February 2021

Jalan Panjang Untuk Pulang

 

REVIEW ‘JALAN PANJANG UNTUK PULANG’

 SEKUMPULAN TULISAN PERSINGGAHAN (AGUSTINUS WIBOWO)

 

Saya mengadakan survei kecil-kecilan di lingkungan terbatas, kira-kira negara mana yang ingin dikunjungi untuk berlibur. Sebagian besar menjawab Jepang, Turki dan Swiss. Negara-negara empat musim yang maju dan indah. Iya maklum sih, kan kita tinggal di sekitar garis khatulistiwa yang hanya punya dua musim. Jadi rasanya tertarik dan penasaran ingin ‘mencicipi’ dinginnya salju atau sekadar melihat daun-daun berwarna terakota berguguran. Di antara jawaban-jawaban itu, saya perhatikan tak ada yang ingin mengunjungi negara-negara yang berakhiran ‘stan-stan’ di Asia Tengah sebagai pilihan pertama. Entah karena kurang tenar atau gimana.


Saturday, 30 January 2021

To Kill A Mockingbird, Antara Novel dan Film

Membaca To Kill A Mockingbird adalah pengalaman terlama saya menyelesaikan sebuah buku. Butuh waktu bertahun-tahun untuk sampai pada halaman terakhir. Bukan, bukan karena novelnya tebal. Tapi karena berbagai alasan yang saya buat sendiri.

 


Saya mulai membacanya mungkin sekitar sepuluh tahun yang lalu. Dan saya mencatat progress-nya di Goodreads. Awalnya saya merasa, pembukaan novel terasa datar. Lalu saya meletakkan novelnya begitu saja. Sampai Goodreads mengingatkan saya bertahun kemudian kalau bacaan saya tak ada progress-nya sama sekali. Dan saya pun mengulang membaca kembali, dan hasilnya tak jauh berbeda. Saya berpikir, mungkin karena mood membaca saya sedang buruk-buruknya. Atau karena kesibukan lain. Masih, segudang alasan muncul.

Friday, 15 January 2021

Sebuah Elegi

Saat itu, tiga pekan sebelum pandemi. Di Baitul Ihsan. Kami sangat bersuka cita. Kami sangat bersemangat menujumu, ingin mereguk sepercik ilmu darimu. Tak mampu terlukiskan bagaimana bahagianya kami menjadi deretan makmummu. Mendengarmu melantunkan ayat-ayat Quran yang sungguh fasih kau lafalkan. Lalu kami duduk bersama-sama, membaur, begitu khusyuk menyimak. Ketika kami begitu terlena dengan kesibukan dunia fana, majelis itu laksana oasis yang mengguyurkan kesegaran, pada jiwa-jiwa kami yang kerontang.

Kau begitu memahami karakteristik kami. Yang tak ingin melakukan hal-hal sulit. Yang maunya mengerjakan yang mudah-mudah saja. Dan ya, itu adalah sebuah pendekatan bagus untuk kami yang tak terlahir di negeri para nabi. Kau mengerti, bahwa kami perlu belajar selangkah demi selangkah, sedikit demi sedikit untuk sampai pada tahap ihsan. Maka, kau ajarkan kami mengenai amalan-amalan ringan berpahala besar. Seperti yang pernah kau tuliskan dalam bukumu.

Friday, 1 January 2021

The Life-Changing Magic of Tidying Up

Ketika saya menawarkan diri untuk membenahi salah satu kamar teman saya, seketika itu juga ia menolak mentah-mentah, “Tidak, jangan pernah kau bereskan kamarku. Di tanganmu, bisa-bisa sebagian barang-barangku akan berakhir di tempat sampah!”

The Life-Changing Magic of Tidying Up - Marie Kondo

Begitu katanya. Oooh, sesadis itukah kalau saya berbenah? Lalu saya kilas balik keseharian saya. Hal pertama yang saya lakukan ketika bangun tidur adalah merapikan sprei dan menggembungkan kembali bantal guling. Dan saya akan merapikan segalanya. Saya juga tidak bisa melihat barang tercecer di lantai. Saya harus menempatkannya di suatu wadah. Harus ada tempat untuk segala sesuatu. Pun ketika saya akan beranjak tidur, pandangan saya akan menyapu seluruh ruangan. Jika masih ada yang berantakan, maka tidur saya tak tenang. Mau tak mau, saya akan merapikan semuanya dulu, demi tidur yang nyenyak. Saya tak tahan melihat barang berantakan, membuat pusing. Saya juga banyak membuang barang-barang yang sepertinya tak akan pernah terpakai. Kadang, saya berpikir itu wajar-wajar saja. Tapi saya juga harus mengakui, kadang standar kerapian saya memang rada ekstrim. Bukan hanya rapi, tapi juga harus bersih dan kalau bisa wangi.

Sunday, 27 December 2020

Cikini, dari Ujung ke Ujung

Sunday to do list: Do nothing and chill Jogging, feel the fresh air and capture everything.

Menyusuri Cikini yang kini sudah berbenah rapi.

Salah satu kawasan yang direvitalisasi menjadi tempat Kegiatan Strategis Daerah dan akan digunakan sebagai koridor kegiatan seni budaya.

Cikini semakin cantik dengan tetap mempertahankan bangunan-bangunan bersejarahnya.

Mari memotret...


Workroom: Coffee Shop dengan konsep ruang kerja

Saturday, 26 December 2020

Terima Kasih



2020 akan segera berlalu. Terasa begitu singkat. Januari, Februari, pandemi, dan tiba-tiba saja sudah Desember. Penghujung tahun. Sejatinya hari-hari, minggu-minggu, bulan-bulan dan tahun-tahun pun juga begitu. Berlalu dengan cepat, tanpa kita sadari. Hanya kumpulan angka-angka yang luruh satu-satu. Seperti halnya hakikat manusia itu sendiri.

2020 mungkin terasa berat karena pandemi ini. Sesuatu yang mungkin tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Ada banyak rencana yang tertunda, bahkan batal. Ruang gerak pun terbatas. Perhitungan meleset, jumlah kasus belum juga turun, vaksin pun belum paten. Di penghujung tahun, kita harus terima kenyataan, pandemi belum berlalu. Kita masih harus berusaha keras.

Sunday, 13 December 2020

Start-Up dan Cerita-Cerita Lainnya

Sudah sejak lama Santi dan Yanti nggak ngomongin drakor lagi. Sejak Scarlet Heart yang bikin baper berkepanjangan gegara hampir semua tokohnya terbunuh itu. Perang saudara yang berkepanjangan memang bikin sedih. Nyesek dan lelah nontonnya. Nggak mau lagi ah nonton yang tragis-tragis kayak gitu. Trus abis itu sok-sok nggak mau nonton drakor lagi. Tapi tetep aja, ujung-ujungnya kangen juga. Beehhhh...

 

 

Trus sekarang ada Start-Up. Gegara Yanti ngomongin terus nih drakor, hihihi, jadinya nonton juga. Biasanya ada Mbak Ade Anita juga, tapi kayaknya Mbak Ade lagi sibuk nge-canva. Trus biasanya juga ada Diah Cmut, tapi kayaknya lagi sibuk ngedit buku. Gapapa kok Mut, baru dapet episode satu saat penayangan uda selesai, jadi nontonnya lebih tenang. Meskipun spoiler everywhereee. Aku juga biasa gitu kok, nonton drakor saat uda nggak jadi trending lagi.  Dan tidak semua drakor harus kutonton. Menyesuaikan sikon aja. Ada yang nyerah saat baru nonton episode satu. Ada yang lanjut sampai ending.