Saturday, 3 October 2020

Kasih Tak Sampai


Indah, terasa indah

Bila kita terbuai dalam alunan cinta

Sedapat mungkin terciptakan rasa

Keinginan saling memiliki

Namun bila itu semua

Dapat terwujud dalam satu ikatan cinta

Tak semudah seperti yang pernah terbayang

Menyatukan perasaan kita

 

Aku mengagumimu. Diam-diam aku berharap kau akan selalu ada untukku, dalam segala suasana. Aku ingin, saat aku membutuhkanmu, kau menyambutku. Ya, aku ingin kita sedekat itu. Berbagi apa saja, sampai ke hal-hal yang remeh. Kala hujan turun di pagi yang gigil, aku ingin kau ceritakan padaku tentang hal-hal sederhana tapi bermakna, hingga suasana hangat tercipta. Kala senja menyapa, aku ingin kau tuturkan padaku tentang kisah-kisah indah, hingga kita menutup hari dengan gembira. Kita bisa saling menertawakan. Kita bisa saling menguatkan. Sesederhana itu.

Aku menyukai karaktermu. Aku menyukai falsafah hidupmu. Bahkan, aku sangat menyukai aromamu. Kau tahu, ketika bersamamu, aku selalu menghidu wangimu perlahan-lahan dengan mata terpejam dan senyum bahagia. Harummu, mampu membawa anganku melayang, menuju suasana penuh kedamaian.

Tetaplah menjadi bintang di langit

Agar cinta kita akan abadi

Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini

Agar menjadi saksi cinta kita berdua, berdua

 

Tapi menyukaimu ternyata tak sesederhana itu. Ada hal-hal yang sebenarnya tak ku mengerti. Seperti, mempertaruhkan segala sesuatunya. Kadang aku tak terlalu memedulikan itu. Dan ya, aku tahu ini hanya akan jadi sebatas impian. Impian yang buyar ketika pagi membuka mata. Sebesar apapun aku mengharapkanmu, kau seakan tak teraih. Sepanjang apapun aku memperjuangkanmu, sia-sia menanti di ujung jalannya. Aku mengerti, rasa ini sepertinya tak berbalas.

                                                         

Sudah, terlambat sudah

Kini semua harus berakhir

Mungkin inilah jalan yang terbaik

Dan kita mesti relakan kenyataan ini

 

Iya, aku tahu ternyata kasihku padamu bertepuk sebelah tangan. Dan aku menyerah untuk mempertahankanmu, walaupun sebenarnya tak mudah melepaskanmu dari hatiku. Tak apa, mungkin aku masih bisa menjadi pengagum rahasiamu, Kopi.












 

Catatan:

- Judul dan lirik lagu pinjem punya PADI.

- Bisa kau bayangkan, pagi-hujan-dingin, lalu kau menghirup aroma kopi hangat yang begitu harum menggoda, tapi tak mampu menyampaikannya ke indra pencecapmu?

- Tidak disarankan mengonsumsi kopi secara berlebihan bagi penderita gangguan pencernaan.

 

 

 

Related Articles

No comments:

Post a comment

Popular Posts